Breaking News
Kabupaten Batang Kembali Raih Opini WTP dalam Laporan Keuangan Tahun 2023 Raperda RPJPD 2025-2045 Dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Kendal PT Sukorintex Kabupaten Batang Menyangkal Tuduhan Pencemaran Sungai di Depok Masyarakat Kabupaten Batang Apresiasi Dinas Lingkungan Hidup dalam Membersihkan Sampah di Aliran Sungai Gendingan Komjen Pol Drs.Agus Andrianto,S.H.,M.H. Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Mphnews- Jakarta, 1 Juni 2024 – Komisaris Jenderal Polisi Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, mengucapkan selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh rakyat Indonesia. Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara Pancasila. Pancasila, sebagai falsafah negara Indonesia, merupakan landasan dan panduan bagi seluruh warga negara Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai luhur seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah landasan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Komjen Pol Drs. Agus Andrianto juga menegaskan pentingnya menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia. Dalam situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, solidaritas, persatuan, dan gotong royong antarwarga negara menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi bersama. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Sebagai wakil Kepala Kepolisian Negara, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi seluruh warga negara Indonesia tanpa pandang bulu. Di akhir pernyataannya, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama membangun bangsa yang lebih maju, adil, dan sejahtera sesuai dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Selamat Hari Lahir Pancasila, semoga semangat dan nilai-nilai luhur Pancasila senantiasa menginspirasi langkah kita menuju masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara Indonesia.
Polisi  

Polres Batang Berhasil Tangkap Dua Pelaku Penggelapan 11 Mobil Berbagai Merek

Batang – Polres Batang, Polda Jawa Tengah berhasil menangkap dan mengungkap dua pelaku kasus penipuan dan penggelapan sekaligus mengamankan barang bukti 11 mobil dari sejumlah merek.

Dua tersangka yaitu RMK (27) warga desa Kaliboyo dan SC (39) warga desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengungkapkan, tindak pidana penipuan dan penggelapan 11 mobil berbagai jenis merek kendaraaan yang terjadi kurun waktu bulan Juni sampai dengan 2 September 2020.

“Modusnya mereka membujuk pelapor dengan iming-iming mobil untuk disewa pada berbagai perusahaan di PLTU. Namun nyatanya belasan mobil itu digadaikan dengan kisaran Rp25 juta sampai 30 juta, sedang kerugian yang diderita pelapor mencapai Rp950 juta,” kata Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didamping Wakapolres Kompol Made Ariawan B dan Kasatreskrim AKP Budi Santoso saat konferensi  pers, Rabu (16/9/2020).

Adapun 11 unit mobil yang berhasil disita antara lain tiga mobil Avanza, satu unit mobil Agya, empat mobil Xenia, dua unit Sigra dan satu unit Rush.

Kedua tersangka akhirnya dapat dibekuk oleh Satreskrim Polres Batang ditempat dan waktu berbeda, RMK ditangkap di rumahnya dan Sc disekitar Bogoran, Batang.

“Kedua tersangka akan dikenakan pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara,” tandas Kapolres.

Pelapor, Sugiyo ( 42) warga Mondokan Sragen mengtarakan, dirinya tergiur karena diiming-imingi tersangka untuk menyewakan sejumlah mobil miliknya ke perusahaan PLTU.

“Awalnya mau dikontrak ke PLTU dengan harga sewa Rp4 juta per unit. Berselang dua bulan menyewa kembali alasannya karena PLTU masih membutuhkan beberapa unit lagi, akhirnya terus- menerus bertambah,” paparnya.

Dijelaskan, uang sewa yang diterimakan sangat bervariasi jumlahnya, bahkan ada pula yang belum mengirim uang sewa sama sekali. Kejadian itu dialaminya sejak delapan bulan lalu. 

“Saya curiga karena transfernya terlambat dan setelah dicek ke PLTU tidak ada satu pun unit yang ditemukan. Akhirnya saya lapor ke Polres Batang bahwa mobil itu digadaikan semua,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *