Shenzhen Jadi Kota Masa Depan: Robot, Drone, dan Mobil Listrik Penuhi Jalanan

Mphnews – Tiongkok kembali menegaskan diri sebagai salah satu pusat inovasi teknologi paling agresif di dunia. Sebuah video dokumenter yang viral menampilkan bagaimana negeri itu bergerak cepat, bukan hanya sebagai produsen barang murah, tetapi sebagai negara yang sedang membangun “masa depan baru” lewat robot humanoid, kecerdasan buatan, dan kendaraan listrik super cepat.

Di awal video, digambarkan transformasi Shenzhen—kota yang dulu hanya desa nelayan—yang kini menjelma sebagai laboratorium raksasa untuk teknologi. Dari kota inilah BYD tumbuh. Dimulai sebagai produsen baterai pada 1995, banyak yang meremehkan ketika perusahaan ini masuk industri mobil pada 2003. Dua dekade kemudian, BYD kini menjadi salah satu raksasa mobil listrik dunia, bahkan menyaingi Tesla dalam volume penjualan.

Salah satu sorotan utama adalah supercar listrik BYD seharga sekitar US$250.000 yang diklaim bisa bermanuver ekstrem, termasuk berputar 360 derajat di tempat. Mobil ini juga disebut mampu menambah daya untuk jarak hampir 400 kilometer hanya dalam waktu sekitar lima menit—sebuah inovasi yang melejitkan BYD ke puncak persaingan global. Keunggulan tersebut ditopang oleh “Blade Battery,” baterai lithium iron phosphate yang terkenal aman, efisien, dan dipasang secara struktural di sasis mobil.

Video juga menampilkan bagaimana kota-kota besar seperti Shenzhen dan Hangzhou telah menerapkan teknologi masa depan sebagai bagian dari keseharian. Mulai dari armada mobil listrik dengan plat hijau, sistem keamanan canggih, hingga pengantaran kopi menggunakan drone—suatu pemandangan yang masih dianggap futuristik di banyak negara lain.

Tak berhenti di situ, industri robotik Tiongkok ikut menjadi sorotan. Unitree Robotics dan EX-Robot menampilkan robot humanoid yang mampu berjalan, menari, hingga berinteraksi dengan manusia. Bahkan, beberapa di antaranya memiliki kulit sintetis menyerupai manusia. Meski masih dalam tahap pengembangan, para peneliti melihat robot-robot ini sebagai calon pekerja masa depan di pabrik, rumah sakit, hingga pendidikan.

Video ditutup dengan pesan bahwa sementara negara lain sibuk konflik geopolitik, Tiongkok justru mengonsolidasikan diri membangun kekuatan teknologi baru. Dengan laju inovasi yang masif, negara ini tampak serius merebut posisi sebagai pemimpin teknologi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *