Mphnews.id-Batang-Hal tersebut dikatakan Kepala Rutan Batang Rindra Wardhana saat memberi sambutan deklarasi zero Halinar (HP, pungli dan narkoba), Senin (4/10/2021). Ia mengindikasikan ramainya penggunaan wartelsus di dalam rutan dengan tidak adanya peredaran HP, karena jika ada HP beredar di dalam rutan maka penggunaan wartelsus akan menurun. “Indikasi ada tidaknya HP didalam rutan dapat dilihat dari penggunaan wartelsus. Jika ada HP didalam rutan, otomatis penggunaan wartelsus akan sepi” kata Rindra.
Deklarasi yang digelar di aula serbaguna Rutan Batang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Batang Rindra Wardhana dan diikuti oleh seluruh pegawai dan perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dekalarasi dibacakan oleh perwakilan petugas dan WBP. Setelah pembacaan deklarasi, seluruh pegawai Rutan Batang dan WBP satu-per satu menandatangani deklarasi yang berisikan komitmen untuk mewujudkan Rutan Batang bebas dari HP, pungutan liar (pungli) dan narkoba. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh pihak Polres Kabupaten Batang dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Batang Rindra Wardhana menjelaskan deklarasi bersih halinar sebagai bentuk komitmen menciptakan Rutan Batang bebas dr penggunaan HP pungli dan narkoba dan juga perintah dari atasan untuk melaksnaakn tugas sebaik-baiknya. “Deklarasi zero halinar sebagai bentuk komitmen menciptakan Rutan Batang bebas dr penggunaan HP pungli dan narkoba” terang Rindra. Rindrapun memastikan di Rutan Batang clear tidak ada penyalahgunaan HP, pungli dan narkoba. “Disini Clear bersih tidak ada HP pungli dan narkoba” imbuhnya. Rindra juga tidak menghalangi jajarannya untuk mencari penghasilan tambahan diluar pekerjaan sebagai ASN asalkan tidak mengganggu tugas kedinasan. “Silahkan mencari penghasilan tambahan diluar tapi jangan sampai mengganggu tugas ke dinasan” pintanya
Sementara itu Kasat Tahanan dan barang Bukti (Tahti) Polres Kabupaten Batang, Iptu Sugiono mewakili Kapolres Batang mendukung segala program dari Rutan Batang termasuk deklarasi zero halinar. “Polres Batang mendukung program zero halinar Rutan Batang” kata Iptu Sugiono. Pihaknyapun siap berkolaborasi dengan Rutan Batang dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang telah rutin dilaksnaakan bersama. Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dari BNNK Batang. Selama ini Rutan Batang sering mengadakan tes urine bersama BNNK Batang dan tidak ada indikasi penggunaan narkoba baik oleh petugas maupun WBP.
Deklarasi zero halinar tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung terwujudnya pembangunan Zona Integrasi (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang menjadi target Rutan Batang di tahun depan setelah sebelumnya telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tahun 2020 dari kemenpan RB.












