Ketegangan AS-Iran Meningkat, USS Abraham Lincoln Dikerahkan ke Timur Tengah

MPHNEWS,  WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi kedatangan gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln di kawasan Timur Tengah. Kapal induk tersebut sebelumnya diberangkatkan dari Laut China Selatan sebagai langkah antisipatif di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Pengiriman USS Abraham Lincoln dilakukan menyusul ancaman Washington terhadap Teheran, yang disebut berkaitan dengan sikap Iran dalam menangani aksi demonstrasi di dalam negeri. Kehadiran kapal induk ini disebut sebagai bagian dari upaya AS untuk memperkuat posisi militernya di kawasan strategis tersebut.

Angkatan Laut Amerika Serikat menyebut USS Abraham Lincoln sebagai salah satu kapal perang terbesar dan tercanggih di dunia. Kapal induk ini memiliki nilai sekitar 6,8 miliar dollar AS atau setara Rp 113,8 triliun. USS Abraham Lincoln merupakan bagian dari sepuluh kapal induk bertenaga nuklir milik AS yang tergabung dalam kelas Nimitz.

Kapal induk kelas Nimitz memiliki panjang sekitar 333 meter dan mampu mengangkut hingga 100.000 ton peralatan. Di dalamnya, kapal ini dapat membawa sekitar 65 pesawat tempur, helikopter, serta dilengkapi sejumlah sistem persenjataan, termasuk dudukan rudal, sebagaimana dikutip dari Angkatan Laut AS.

Dari sisi teknologi dan kemampuan tempur, USS Abraham Lincoln mendukung berbagai jenis pesawat yang dapat digunakan untuk menyerang target udara maupun darat. Skuadron udaranya mencakup jet tempur F-35 Lightning II dan F/A-18 Super Hornet, seperti dilaporkan Associated Press.

Selain menjalankan misi tempur, kapal induk ini juga berperan dalam operasi keamanan maritim. USS Abraham Lincoln mampu melakukan pencegahan dan pencegatan terhadap ancaman di jalur pelayaran niaga, serta mencegah pemanfaatan wilayah laut untuk aksi terorisme dan pembajakan.

Kapal induk kelas Nimitz juga dilengkapi berbagai sistem pertahanan, termasuk rudal NATO Sea Sparrow yang berfungsi sebagai sistem pertahanan udara untuk menangkal serangan rudal dan pesawat musuh.

Dengan kemampuan tersebut, kehadiran USS Abraham Lincoln di Timur Tengah dinilai menjadi sinyal kuat kesiapsiagaan militer Amerika Serikat di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *