Mphnews -Sebagai seorang anak laki-laki, Andi jarang sekali berada di dapur, kecuali jika hanya untuk mengambil makanan, minuman, atau sekedar melewati ruangan tersebut. Hal ini merupakan pengalaman Ia ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.
Di dapur rumah kami, tidak terlalu banyak kegiatan yang Ia lakukan, berbeda dengan ibu dan kakak perempuan saya yang selalu menunjukkan minat besar dalam memasak sejak lama.
Aktivitas memasak dianggap sebagai domain anak perempuan, dan andi pun berpikir demikian sampai suatu hari mencoba untuk membantu ibu membuat kue lebaran. Ternyata, dari saat itulah saya merasa bahwa memasak itu sebenarnya sangat menyenangkan.
Andimulai mencoba berbagai resep yang ibu kumpulkan dari majalah atau koran, yang kemudian ia tempelkan rapi di buku resep kesayangannya. Pada masa itu, mencari resep kuliner memerlukan sedikit usaha dan kreativitas, berbeda dengan saat ini di mana kita dengan mudah dapat menemukan beragam resep kuliner melalui internet dan ponsel.
Masakan pertama yang Ia coba buat sendiri adalah Cumi Asam Manis Pedas. Andi memilih masakan ini karena rumah kami berlokasi dekat dengan pantai, sehingga mudah untuk mendapatkan cumi atau ikan segar. Namun, pada percobaan pertama saya membuat Cumi Asam Manis Pedas, saya mengalami kegagalan. Masakannya malah gosong dan terlihat aneh. Kegagalan ini disebabkan oleh kondisi kompor dan peralatan memasak yang sudah tidak layak.
Sejak saat itu, Andi selalu bermimpi bahwa suatu hari, saat Ia dewasa dan memiliki penghasilan sendiri, akan membeli peralatan dapur yang bagus dan berkualitas agar bisa memasak dengan hasil yang sempurna. Tentunya, ibu saya akan sangat bahagia jika memiliki dapur yang memadai.
Dengan peralatan dapur yang berkualitas, dapur yang bersih, dan kesehatan yang terjaga, suasana dapur akan menjadi lebih menyenangkan.
Ini memungkinkan kita untuk menyalurkan kreativitas dalam memasak dan menyajikan hidangan lezat dan bergizi untuk seluruh keluarga tercinta.
Itulah sedikit pengalaman pribadi saya tentang dapur, yang telah mengubah pandangan tentang kegiatan memasak menjadi sesuatu yang seru.