LIMPUNG- Bupati Batang Wihaji secara resmi soft launching eduwisata taman buah Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, Rabu (30/12/2020).
Taman buah tersebut merupakan hasil inovasi desa bersama dengan dinas ketahanan pangan dan pertanian Batang yang memanfaatkan tanah bengkok desa seluas 25 hektar.
Konsepnya pun sangat menguntungkan petani dan desa, pasalnya petani penggarap mendapatkan pendampingan dan bibit serta menikmati hasil tanamannya.
Desa juga mendapatkan hasil dari sewa tanah dan pendapatan dari tiket eduwisata taman buah tersebut nantinya.
“Kebun buah durian, kelengkeng dan mangga di harapakan lima tahun kedepan menjadi centra dan eduwisata taman buah,” kata Wihaji usai lunching.
Ia pu mengatakan, selain mendapatkan pendampingan dari dinas pertanian. Eduwisata taman buah Desa Kalisalak juga mendappatkan dukungan dari Kementerian pertanian melalui dirjen hortikultura.
“Dirjen hortikultura sudah menunjuk petugas pendamping ahli dalam tanaman buah, agar bisa tumbuh dan berbuah,” ungkapnya
Sementara itu, Tabah Harianto pendamping tanaman durian yang juga duluan sukses mengatakan, sifat pendamping hanya membantu petani dari mulai penanaman, perawatan sampai berbuah hingga pemasarannya.
“Semua biaya perawatan akan menggunakan dana desa, karena saya sifatnya pendamping petani khusus durian,” jelasnya.
Dijelaskan juga, luas tanah 25 hektar hanya dijadikan demplot dan rencananya pihak desa akan membuka lahan lagi.
“Seluas 25 hektar akan ditanami sebanyak 2.500 tanaman durian jenis musang king, bawor sama durian duri hitam. Durian ini menjadi unggulan di Indonesia dengan dagingnya kuning rasanya legit ada paitnya dan tidak berserat,” jelasnya.
Tabah Harianto juga menambahkan, jenis tanaman durian yang ditanam karena memiliki nilai jual tinggi, sehingga harapan dari desa dapat mensejahterakan petani.
“Kalau tanaman durian ini rata – rata di usia 4 tahun sudah bisa berbuah, dengan produktivitas sampai usia 65 tahun, yang awal tanam bisa berbuah sampai lima butir per pohon, selanjutnya bisa dimungkinan 100 butir perpohon,”tambahnya.
Keterangan Gambar
Bupati Batang Wihaji didampingi Kepala Dinas Ketahaanan Pangan dan Pertanian Heru Yuwono secara simbolis menanam bibit tanaman buah durian.












