Mphnews – Batang – Upaya pelestarian tradisi lomba dayung di Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan legislatif.
Tokoh masyarakat Klidang Lor sekaligus anggota DPRD Batang Nur Untung Slamet mengatakan, bahwa pihaknya turut berkontribusi dalam pengembangan kegiatan tersebut melalui bantuan sarana pendukung.
“Melalui anggaran aspirasi, kami membantu pengadaan dua unit perahu baru untuk mendukung lomba dayung tradisional,” katanya saat ditemui di Sungai Sambong Batang, Kabupaten Batang, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, selain bantuan dari aspirasi DPRD, Pemerintah Kabupaten Batang juga telah menyalurkan dua unit perahu baru pada tahun ini. Dengan demikian, total terdapat empat perahu baru yang digunakan dalam perlombaan.
Menurutnya, pembaruan perahu menjadi hal penting mengingat sebagian besar fasilitas sebelumnya telah berusia cukup lama dan dikhawatirkan dapat memengaruhi performa peserta saat bertanding.
“Fasilitas yang lama sudah berumur, sehingga perlu diperbarui agar peserta bisa bertanding secara maksimal dan aman,” jelasnya.
Dari sisi anggaran, satu unit perahu dayung diperkirakan bernilai sekitar Rp60 juta, sehingga untuk dua unit mencapai Rp120 juta. Nilai tersebut dinilai masih relatif efisien jika dibandingkan dengan daerah lain.
“Di daerah lain, seperti Pekalongan, harga satu unit perahu bisa mencapai Rp64 juta,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga dan melestarikan tradisi lomba dayung yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat, khususnya dalam momentum perayaan Lebaran di Kabupaten Batang.
“Semangatnya adalah menjaga tradisi agar tetap lestari sebagai bagian dari budaya masyarakat Batang,” ujarnya
Keterangan Foto : Tokoh masyarakat Klidang Lor sekaligus anggota DPRD Batang Nur Untung Slamet (kiri), menyerahkan bantuan perahu untuk lomba dayung di Sungai Sambong Batang, Kabupaten Batang.












