143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Ini Titik Rawan Kepadatan

Mphnews, Jakarta – Pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran 2026 diprediksi tetap tinggi. Kementerian Perhubungan memperkirakan total mobilitas mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia.

Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi menyebut angka tersebut memang sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar 146 juta orang. Meski demikian, jumlah tersebut tetap menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman.

Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat. Tercatat sebanyak 76,24 juta orang diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi. Sementara itu, sepeda motor dan bus menjadi alternatif berikutnya yang banyak digunakan pemudik.

Sejumlah titik diprediksi akan menjadi simpul kepadatan selama arus mudik, di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak–Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, hingga Terminal Pulogebang. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai sarana transportasi, mulai dari puluhan ribu bus, ratusan kapal laut dan pesawat, hingga ribuan rangkaian kereta api.

Selain itu, program mudik gratis juga kembali digelar untuk membantu masyarakat serta mengurangi beban kepadatan di jalan raya.

Di lapangan, aparat kepolisian juga melakukan berbagai langkah pengamanan. Salah satunya dengan menertibkan praktik “penyapu uang” di jalur Pantura, Indramayu, yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Tak hanya itu, polisi juga menyisir jalur mudik dari ancaman ranjau paku, khususnya di wilayah Kalimalang, Jakarta Timur. Pembersihan ini dilakukan guna memastikan keamanan pemudik, terutama pengguna sepeda motor.

Untuk rekayasa lalu lintas, Korlantas Polri berencana memberlakukan sistem satu arah (one way) nasional mulai 18 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan, terlebih dengan adanya dukungan kebijakan work from anywhere yang membuat arus mudik lebih tersebar.

Sementara itu, volume kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek mulai meningkat. Tercatat lebih dari 168 ribu kendaraan melintas menuju arah timur Pulau Jawa. Meski masih terpantau lancar, lonjakan diprediksi akan terjadi seiring dimulainya cuti bersama Lebaran.

Di sisi lain, arus pemudik sepeda motor juga terus meningkat. Bahkan, terdapat cerita unik dari seorang pemudik yang membawa hewan peliharaannya saat menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo uang elektronik cukup guna menghindari antrean di gerbang tol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *